Peresean adalah sebuah Kesenian Tradisional yang merupakan akar budaya orang Sasak, yaitu suku asli Pulau Lombok. Pada mulanya peresean ini di adakan oleh masyarakat sebagai tarian untuk memanggil hujan. Dimana dua orang Pepadu (pendekar) beradu saling serang menggunakan sepucuk senjata berupa batang rotan (penjalin) sebagai senjata utama dan menggunakan perisai (ende) yang terbuat dari kulit kerbau atau kulit sapi sebagai tameng.
Sebagai penyemangat pepadu, pada acara perisaian selalu di iringi oleh musik tradisional rencek yaitu musik tradisional tabuh berbentuk gamelan. Setiap pepadu dinyatakan kalah atau menang dalam suatu pertandingan, apabila ada salah satu pepadu yang menyerah atau mengalami luka bocor.
Peresean saat ini sering di adakan sebagai event-event dalam mengangkat kembali budaya-budaya tradisional di pulau lombok, serta sebagai salah satu daya tarik wisatawan asing dalam mempelajari kultur budaya masyarakat Sasak pada umumnya.